PT. Indana Paint

Menciptakan Kesegaran Alami...

Decofresh satu satunya Cat Tembok yang mempunyai teknologi Anti Spatter / Anti Noda Percik saat cat tembok diaplikasikan dan meminimalkan noda ciprat, sehingga anda tidak kuatir barang-barang disekitar anda menjadi kotor.

You are here: Home Artikel Tips & Trik Tip & Trik Pengecatan Tembok
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Tip & Trik Pengecatan Tembok PDF Print E-mail
Monday, 30 June 2008 08:15
 
 
Untuk Permukaan Lama :
  • Untuk memeriksa lapisan plamir atau cat lama yang masih kuat melekat atau tidak, Kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung maka permukaan tembok harus disekrap.

  • Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dahulu dengan baik, bersihkan dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diamplas lebih dahulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.

  • Untuk permukaan tembok luar dimana sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya, berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.

  • Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan cara membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudian lapisi Plamir.

  • Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna maka harus memilih cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak maka sebaiknya menggunakan kuas roll atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan Plamir Tembok.

Untuk Permukaan Baru :

  • Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembab yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.

  • Tembok yang sebelum di cat atau di plamir disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.

  • Sebelum tembok di plamir, lapisi dulu tembok dengan Wall Sealer, guna menetralisir PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer Cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.

  • Cat akan menjadi seperti kapur jika daya serap tembok masih bekerja, untuk itu tembok harus dilapisi dengan Wall Sealer, namun jika untuk alasan ekonomis anda dapat melarutkan satu sampai dua bungkus lem putih dalam satu galon air kemudian kuaskan pada tembok sebelum tembok di cat.

  • Selanjutnya lapisi dengan Plamir setipis mungkin, gunakan kapi tembok. untuk menghasilkan tembok yang benar-benar halus.

  • Selanjutnya lapisi dengan cat tembok, untuk hasil yang sempurna cat tembok jangan terlalu kental, encerkan dengan air 30-35 persen dari total berat cat.

  • Ulangi pengecatan 2 samapi 3 lapis dengan selang waktu 3-4 jam (setelah kering)

  • Waktu pengeringan antara setiap lapis pengecatan adalah 1 sampai 2 jam.

  • Genteng dipasang setelah tembok diplamir dan di cat pertama.